Masa Kecil Tanpa Ibu
Namaku dhia, aku duduk dibangku SMK kelas XII. Aku tinggal di desa Temon kec Sawoo bersama ayahku.
Sejak berumur 3 bulan aku dirawat oleh ayahku, ibuku meninggalkan aku dan ayahku. Ibuku pergi tak tau kemana setauku saat aku berumur 12 tahun ibu pergi dan meningkah lagi dengan seseorang yang berasal dari Tulungagung.
Mereka meningkah dan mempunyai anak perempuan bernama Anis. Walaupun dia adiku, tapi sampai sekarangpun aku tidak menganggapnya sebagai adik.
Jujur aku membencinya, bagiku dia perebut kebahagiaan dari keluargaku.
Aku merasa dianaktirikan oleh ibukku, aku tak pernah seatap dengan ibuku sedangkan anis selalu bersama ibukku.
Siapa sih seorang anak yang tak mau bersama ibunya?
Rasa iri pasti ada, saat ada kegiatan sekolah semua temanku bersama ibunya, sedangkan aku? bersama ayahku.
Terimakasih ayah, kau sudah bersedia menjadi ibuku yang selalu ada disetiap saat.
Komentar
Posting Komentar