Keterlaluan
Sabtu pagi, dimana sabtu adalah hari libur
sekolah,akupun pulang kampung. Aku adalah anak kost, aku tinggal di Ds.Temon Kec.Sawoo.
Aku kos karena perjalanan antara rumah ke sekolah jauh dan jalannya susah.
Tidak setiap sabtu dan minggu aku harus pulang kampung, karena aku sempat
berfikir kalau nanti hanya capek diperjalanan.
Sabtu siang, keponakanku datang kerumah
neneku, nenekku juga nenek keponakanku. Nama keponakanku adalah ema, dia juga
duduk di bangku kelas 12, tetapi berbeda sekolah dan dia juga bukan anak kost.
Dia main ke rumah nenek setiap hari sabtu dan minggu, itupun hanya untuk mencuci
baju, karena dirumah nenek ada mesin cuci.
Setelah selesai mencuci baju, aku dan ema pergi
kerumah ema karena disuruh Bu lekku membeli sayur dirumah keponakanku. Siang
itu aku lewat jalan pintas yaitu lewat sungai temon. Ketika mulai turun ke sungai,
"jangan ketawa mulu nanti jatuh!"
ucapku ke ema
"iya iya mbak dhia" jawabnya
Jauh
dari tempat aku berkata tadi terlihat ada 3 orang sedang mencuci sepeda motor di
sungai, "Ehhh..em adaa orang gimana??" Tanyaku,
"nggak papa losss aja" jawab ema.
Ketika sudah sampai bawah dan melewati orang-orang
tadi aku dan ema menahan ketawa, dan saat menyebrang sungai aku lepaskan tawaku,
aku dan ema terjatuh di sungai tadi karena roda depan jatuh dari area yang
seharunya dilewati. Kalau sakitnya nggak seberapa, tapi malunya itu bikin
suasana tambah konyol aja. Tapi aku penasaran kenapa kok 3 orang tadi nggak
bantuin aku sama ema, padahal mereka tahu dan mereka malah ketawa. Ya sudah aku
langsung bangunin motornya sendiri, ema malah ninggalin aku ditengah sungai
dalam keadaan sepeda motor tumbang.
Seusai dari tempat terjatuhnya aku dan
keponakanku, aku pun melanjutkan
perjalanan lagi. Tapi diperjalanan aku masih penasaran dengan 3 orang tadi.
"Ehh kamu kenal nggak sama orang
tadi?" Tanyaku kepada ema,
"Sepertinya sih nggak asing, tapi dia
pakek atribut Blp korwil sambit dan dia kok bisa sampek sini dan tau daerah
sini?" Tanya Ema,
"Bodo amat lahh nggak mau tau juga aku"
kataku.
Aku dan ema pun sudah sampai toko dan
langsung bilang ke ibuknya ema kalau tadi disuruh beli sayur sama Bu lek.
"Mau
masak apa?" Tanya ibuknya ema,
"Ngga tau lah mau masak apa",
jawabku
"Yaudah tak bawain ini" kata ibunya
ema,
"Okee uangnya udah tak taruh
meja" kataku,
"Yaa"
jawab ibuknya ema.
Setelah
itu aku langsung pulang kerumah lagi dan melewati jalan tadi, untung saja 3 orang
tadi sudah nggak ada
Komentar
Posting Komentar